• SMA S AL KAUTSAR BANDAR LAMPUNG
  • UNGGUL - ISLAMI - GLOBAL

Passing Grade SKD CPNS 2019 Diturunkan

JAKARTA–Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) kembali dibuka. Berbeda dengan seleksi CPNS 2018, pada CPNS 2019 kali ini passing grade untuk seleksi kompetensi dasar (SKD) diturunkan.  

Aturan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 24 Tahun 2019 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS Tahun 2019.

Peraturan yang ditandatangani Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo pada 11 November 2019 itu, memuat nilai ambang batas untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP) sebesar 126, Tes Intelegensia Umum (TIU) sebesar 80, dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebesar 65.

BACA JUGA: Pendaftaran CPNS 2019 Resmi dibuka, Ini Ketentuan dan Syarat-Syaratnya

 

Namun ketentuan tersebut tidak berlaku bagi formasi khusus, meliputi putra/putri lulusan terbaik berpredikat dengan pujian atau cum laude, penyandang disabilitas, putra/putri Papua dan Papua Barat, dan diaspora.

Nilai kumulatif SKD yang berlaku untuk putra/putri lulusan terbaik berpredikat dengan pujian atau cum laude dan diaspora paling rendah 271, dengan nilai TIU paling rendah 85.

 

Berikutnya nilai kumulatif SKD yang berlaku untuk penyandang disabilitas paling rendah 260, dengan nilai TIU paling rendah 70. Lalu bagi putra/putri Papua dan Papua Barat paling rendah 260, dengan nilai TIU paling rendah 60.

 

Pengecualian nilai ambang batas SKD juga berlaku bagi jabatan tertentu, yaitu bagi formasi jabatan dokter spesialis, dokter gigi spesialis, dokter pendidik klinis, dokter, dokter gigi, instruktur penerbang, nilai kumulatif SKD paling rendah 271, dengan nilai TIU 80.

Bagi formasi jabatan rescuer, bosun, jenang kapal, juru mesin kapal, juru minyak kapal, juru mudi kapal, kelasi, kerani, oiler, nakhoda, mualim kapal, kepala kamar mesin kapal, masinis kapal, mandor mesin kapal, juru masak kapal dan pengamat gunung api, nilai kumulatif SKD paling rendah 260, dengan nilai TIU paling rendah 70.

BACA JUGA: Tinggal di WC Sekolah, Guru Honorer di Pandeglang Digaji Segini

MenPAN-RB Tjahjo Kumolo mengatakan aturan tersebut merupakan evaluasi dari tahun lalu, ketika pada beberapa kota atau kabupaten tidak ada peserta yang lolos.

“Tidak (menurunkan kualitas), karena ada soal radikalisme masuk. Jadi isu-isu kebangsaan. Kalau tidak, kemarin tuh sampai ada beberapa kabupaten atau kota nggak ada yang lulus. Kan kasihan juga kami butuh pegawai tapi dari hasil tes itu soalnya ketinggian. Makanya kemudian diubah, soal wawasan kebangsaan, Pancasila, ancaman secara umum tentang radikalisme,” kata Tjahjo di kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (12/11/2019). []

SUMBER: DETIK

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
SMA Al Kautsar Juara 1 LCT Unila

Tim SMA Al Kautsar berhasil meraih juara 1 LCT MIPA yang digelar oleh Universitas Lampung (Unila), Minggu-Senin(15-16 /9/2019). Tim LCT SMA Al Kautsar tersebut adalah Shalika Dara V, A

14/11/2019 10:14 WIB - Administrator
SMA Al Kautsar Juara Umum Atletik Pelajar

Tim SMA Al Kautsar berhasil merebut juara umum pada Kejuaraan Atletik Pelajar 2019 Tingkat Kota Bandar Lampung. Ajang yang diikuti lebih dari 1000 pelajar ini digelar selama dua hari,

14/11/2019 10:14 WIB - Administrator
SMA Al Kautsar Raih Juara PAI Tingkat Provinsi

Dua tim SMA Al Kautsar berhasil meraih juara LCT PAI tingkat Provinsi Lampung, Kamis (24/10/2019), yang digelar di SMAN 2 Bandar Lampung. Guru pembina LCT PAI SMA Al Kautsar, Burmawi m

25/10/2019 08:55 WIB - Administrator